Hotline 081252255408
Informasi lebih lanjut?
Home » Rekomendasi » 30 Ide Outing Class SD yang Edukatif dan Menyenangkan

Sedang mencari ide outing class SD yang edukatif dan menyenangkan? Temukan 30 inspirasi kegiatan outing class untuk siswa sekolah dasar yang mendukung pembelajaran, karakter, dan pengalaman belajar yang berkesan.


30 Ide Outing Class SD yang Edukatif dan Menyenangkan

outing-class-sd

Outing class merupakan salah satu metode pembelajaran luar kelas yang semakin banyak diterapkan oleh sekolah dasar. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. info outing class sd

Namun, banyak guru dan sekolah masih kesulitan menentukan ide outing class SD yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan mendukung tujuan pembelajaran.

Jika Anda sedang merencanakan kegiatan outing class untuk siswa SD, berikut adalah 30 ide yang dapat menjadi inspirasi.


Mengapa Outing Class Penting untuk Siswa SD?

Anak usia sekolah dasar berada pada fase perkembangan yang sangat aktif. Mereka cenderung belajar lebih efektif ketika terlibat langsung dalam suatu aktivitas.

Outing class memberikan banyak manfaat, di antaranya:

  1. Meningkatkan motivasi belajar.
  2. Mengembangkan keterampilan sosial.
  3. Melatih kerja sama dan komunikasi.
  4. Menambah wawasan melalui pengalaman nyata.
  5. Membantu pembentukan karakter.
  6. Mendukung pembelajaran berbasis pengalaman.
  7. Mengurangi kejenuhan belajar di dalam kelas.

Karena itu, penting bagi sekolah untuk memilih kegiatan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan siswa.


Ide Outing Class SD Bertema Alam

outing-class-sd
outing class sd

1. Kunjungan ke Kebun Raya

Kunjungan ke kebun raya mengajak siswa bertualang menjadi “Peneliti Cilik” dengan mengamati langsung koleksi pohon langka, tanaman hias, dan ekosistem hutan buatan. Di sini, anak-anak tidak hanya sekadar jalan-jalan, melainkan belajar mengidentifikasi bagian-bagian tumbuhan secara nyata serta memahami pentingnya menjaga keanekaragaman hayati. Aktivitas ini sangat efektif untuk memindahkan materi pelajaran Sains dari buku teks ke dunia nyata sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini.

2. Wisata Edukasi Pertanian

Melalui wisata pertanian, siswa mendapatkan pengalaman langsung (experiential learning) dengan mengenakan caping dan turun langsung ke area persawahan atau kebun sayur. Mereka akan diajarkan cara menggemburkan tanah, menanam bibit, merawat tanaman, hingga memetik buah yang siap panen. Selain melatih motorik dan sensori anak melalui interaksi dengan tanah, aktivitas ini mengajarkan mereka untuk lebih menghargai makanan dan menghormati profesi petani.

3. Ide kegiatan Edukasi Siswa di Alam Terbuka

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk fun outbound dan adventure games yang memanfaatkan lanskap alam terbuka seperti perbukitan atau area hijau. Melalui simulasi permainan interaktif seperti halang rintang atau jembatan tali, siswa ditantang untuk menyelesaikan misi kelompok yang seru namun tetap aman. Fokus utama dari program ini adalah mengasah aspek non-akademik siswa, mulai dari mendongkrak rasa percaya diri, melatih keberanian, hingga membangun komunikasi yang solid antar-teman.

4. Program Menanam Pohon

Program menanam pohon menjadi aksi nyata untuk mengenalkan konsep reboisasi dan pencegahan global warming kepada anak-anak dengan cara yang sederhana. Setiap siswa diberikan tanggung jawab untuk menanam satu bibit pohon di area penghijauan, lengkap dengan papan nama mereka masing-masing. Aktivitas mulai dari membuat lubang tanam, memberi pupuk, hingga menyiramnya secara mandiri ini terbukti ampuh menanamkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap kelestarian bumi.

5. Observasi Sungai dan Ekosistem

Didampingi oleh fasilitator berpengalaman, siswa diajak mengamati ekosistem perairan tawar secara langsung di sekitar area sungai yang bersih. Mereka akan belajar melihat indikator kebersihan air secara sederhana melalui keberadaan biota sungai seperti ikan kecil, capung, dan batuan alami. Observasi lapangan ini membantu siswa memahami konsep rantai makanan dan ketergantungan makhluk hidup terhadap air bersih, sekaligus menjadi sarana kampanye agar mereka tidak membuang sampah sembarangan.


Ide Outing Class SD Bertema Hewan

kegiatan-sd-bertema-hewan

6. Kunjungan ke Peternakan Edukasi

Kunjungan ke peternakan edukasi memberikan kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan berbagai hewan ternak seperti kambing, domba, kelinci, dan ayam. Anak-anak akan diajarkan cara memberikan pakan yang benar, membersihkan kandang secara aman, serta memahami siklus hidup hewan-hewan tersebut. Aktivitas ini dirancang untuk menghilangkan rasa takut anak terhadap hewan sekaligus memberikan wawasan praktis mengenai asal-usul bahan pangan yang mereka konsumsi sehari-hari.

7. Ide Kegiatan Edukasi Siswa Wisata Susu

Melalui wisata susu, siswa diajak untuk melihat seluruh rantai produksi susu mulai dari hulu hingga hilir. Mereka akan melihat langsung proses memerah susu sapi secara higienis, mengunjungi ruang pengolahan dan sterilisasi, hingga melihat proses pengemasan produk siap konsumsi. Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan industri pengolahan makanan secara modern, tetapi juga mengedukasi siswa mengenai pentingnya nilai gizi susu bagi pertumbuhan tubuh mereka yang diakhiri dengan sesi minum susu segar bersama.

8. Kunjungan ke Taman Safari

Bertualang ke Taman Safari memberikan pengalaman luar biasa bagi siswa untuk melihat satwa liar dari berbagai belahan dunia yang hidup di habitat buatan yang mirip dengan aslinya. Dari dalam kendaraan khusus, anak-anak dapat mengamati perilaku alami singa, harimau, gajah, hingga jerapah secara aman. Pengalaman visual yang nyata ini jauh lebih efektif dibandingkan sekadar melihat gambar di buku, sehingga mampu memicu rasa ingin tahu yang besar tentang kekayaan fauna global.

9. Edukasi Outing Class SD Konservasi Satwa

Program ini mengajak siswa mengunjungi pusat penangkaran atau rehabilitasi satwa yang dilindungi, seperti penyu, orangutan, atau burung langka. Di sini, siswa akan mendengarkan penjelasan dari para ranger dan aktivis lingkungan mengenai ancaman kepunahan satwa akibat kerusakan hutan dan perburuan liar. Edukasi ini menanamkan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan rantai makanan, sekaligus memicu jiwa peduli lingkungan sejak bangku sekolah dasar.

10. Interaksi dengan Hewan Jinak

Aktivitas interaksi langsung dengan hewan-hewan jinak seperti kelinci, marmut, atau burung merpati berfokus pada pengembangan kecerdasan emosional anak. Siswa diajarkan cara membelai, menggendong, dan mendekati hewan dengan kelembutan tanpa menyakiti. Sentuhan fisik dengan makhluk hidup ini terbukti secara psikologis dapat meningkatkan rasa empati, menurunkan tingkat stres, serta melatih rasa tanggung jawab anak terhadap makhluk ciptaan Tuhan.


Ide Outing Class SD Bertema Sains

kegiatan-sd-bertema-sains

11. Kunjungan ke Science Center

Kunjungan ke Science Center atau pusat peragaan iptek mengenalkan konsep-konsep sains mutakhir dengan cara yang sangat interaktif dan menyenangkan. Siswa dapat mencoba berbagai alat peraga, mulai dari simulasi gempa bumi, optik, magnet, hingga teknologi robotika sederhana. Konsep fisika dan kimia yang rumit dikemas menjadi permainan yang menuntut rasa penasaran anak, sehingga sains tidak lagi dianggap sebagai pelajaran yang menakutkan melainkan sebuah petualangan seru.

12. Praktik Sains di Alam

Praktik sains di alam mengubah lingkungan terbuka menjadi laboratorium raksasa yang tidak terbatas oleh dinding kelas. Siswa diajak melakukan pengamatan langsung terhadap fenomena alam, seperti mengukur tingkat keasaman (pH) tanah di hutan, meneliti jenis-jenis batuan, hingga mengamati proses fotosintesis secara live. Pembelajaran kontekstual ini merangsang kemampuan berpikir kritis siswa karena mereka bisa langsung mengaitkan teori ilmiah dengan bukti fisik yang ada di lapangan.

13. Eksplorasi Cuaca dan Lingkungan

Program eksplorasi ini mengajak siswa belajar tentang meteorologi sederhana dan perubahan iklim di stasiun pemantau cuaca atau area terbuka. Anak-anak akan dikenalkan dengan alat pengukur curah hujan, arah mata angin, serta termometer udara untuk memahami bagaimana cuaca diprediksi. Selain itu, mereka akan diajak berdiskusi tentang dampak perubahan cuaca terhadap kehidupan manusia dan sektor pertanian, yang melatih kepekaan mereka terhadap isu-isu lingkungan global.

14. Kegiatan Outing Class SD Eksperimen Outdoor

Kegiatan eksperimen outdoor memanfaatkan ruang luas di alam terbuka untuk melakukan percobaan ilmiah sederhana yang aman namun memicu decak kagum. Siswa diajak mempraktikkan peluncuran roket air untuk mempelajari hukum aksi-reaksi (propulsi), atau menciptakan pelangi buatan melalui pembiasan cahaya matahari menggunakan cermin dan air. Eksperimen di luar ruangan ini memberikan kebebasan bagi siswa untuk mencoba hal baru tanpa takut mengotori ruangan kelas.

15. Edukasi Energi Terbarukan

Edukasi energi terbarukan mengenalkan siswa pada teknologi masa depan yang ramah lingkungan, seperti panel surya (PLTS), kincir angin, atau pemanfaatan biogas. Siswa dapat melihat bagaimana energi matahari diubah menjadi listrik untuk menyalakan lampu, atau bagaimana limbah peternakan diolah menjadi gas memasak. Program ini membuka cakrawala berpikir siswa mengenai pentingnya menghemat energi fosil dan mulai beralih ke sumber energi alternatif yang bersih demi kelestarian bumi.


Ide Outing Class SD Bertema Karakter

kegiatan-sd-bertema-karakter

16. Character Building Camp

Character Building Camp adalah program intensif di alam terbuka yang dirancang khusus untuk membentuk kepribadian siswa menjadi lebih tangguh, disiplin, dan religius. Melalui serangkaian aktivitas terstruktur mulai dari apel pagi, ibadah bersama, hingga jelajah malam, mental dan fisik siswa ditempa secara positif. Program ini fokus pada penanaman nilai kejujuran, rasa hormat kepada sesama, serta pembentukan etika moral yang kuat sebagai modal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

17. Team Building Games

Program team building games dikemas dalam bentuk simulasi permainan kelompok interaktif yang menuntut kerja sama penuh, seperti moving bomb, estafet air, atau roda manusia. Aturan permainan dibuat sedemikian rupa sehingga ego individu harus diredam demi mencapai tujuan bersama. Melalui aktivitas ini, siswa belajar secara nyata tentang pentingnya koordinasi, mendengarkan pendapat teman, serta saling menyemangati saat menghadapi kegagalan di dalam tim.

18. Leadership Challenge

Leadership Challenge bertujuan untuk memunculkan dan mengasah jiwa kepemimpinan yang ada di dalam diri setiap siswa sejak usia dini. Melalui permainan peran (role play) dan simulasi tantangan seperti menjadi komandan dalam misi navigasi atau memimpin strategi dalam permainan taktis, siswa dilatih untuk berani mengambil keputusan. Aktivitas ini juga mengajarkan mereka bagaimana cara mengarahkan anggota tim dengan sopan dan bertanggung jawab atas hasil yang dicapai.

19. Problem Solving Activity

Aktivitas problem solving menghadapkan siswa pada teka-teki atau tantangan fisik di alam terbuka yang membutuhkan analisis dan kreativitas untuk menyelesaikannya. Siswa secara berkelompok harus memecahkan kode tersembunyi, menyusun jembatan bambu darurat, atau mencari jalan keluar dari labirin buatan. Kegiatan ini sangat efektif untuk mengasah kemampuan berpikir kritis (critical thinking), ketahanan mental saat tertekan, serta kemampuan berinovasi dalam mencari solusi terbaik.

20. Program Kemandirian Anak

Program kemandirian mengajak siswa untuk keluar dari zona nyaman dan belajar mengurus kebutuhan pribadi mereka tanpa ketergantungan pada orang tua atau guru. Siswa akan ditantang untuk mendirikan tenda dome sendiri secara berkelompok, merapikan perlengkapan outing mereka, hingga mengelola konsumsi dan waktu secara disiplin. Latihan praktis ini sangat krusial untuk membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, serta kesiapan mental anak dalam menghadapi situasi baru yang tak terduga.


Ide Outing Class SD Bertema Budaya

kegiatan-sd-bertema-budaya

21. Kunjungan ke Museum

Program kemandirian mengajak siswa untuk keluar dari zona nyaman dan belajar mengurus kebutuhan pribadi mereka tanpa ketergantungan pada orang tua atau guru. Siswa akan ditantang untuk mendirikan tenda dome sendiri secara berkelompok, merapikan perlengkapan outing mereka, hingga mengelola konsumsi dan waktu secara disiplin. Latihan praktis ini sangat krusial untuk membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, serta kesiapan mental anak dalam menghadapi situasi baru yang tak terduga.

22. Wisata Kampung Budaya

Wisata kampung budaya mengajak siswa menyatu dengan kehidupan masyarakat adat yang masih memegang teguh tradisi leluhur. Di sini, anak-anak dapat melihat arsitektur rumah adat yang khas, mengamati tata krama sosial setempat, hingga menyaksikan pertunjukan musik dan tari tradisional. Pengalaman langsung bersosialisasi dengan warga lokal ini memberikan pemahaman konkret mengenai konsep Bhinneka Tunggal Ika dan menanamkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Nusantara.

23. Belajar Membatik

Belajar membatik memberikan pengalaman seni yang mendalam sekaligus melestarikan warisan budaya takbenda dunia asli Indonesia. Siswa akan dipandu untuk memegang canting, meniup malam panas, dan menorehkan motif batik di atas kain putih secara hati-hati. Proses membatik ini bukan hanya sekadar aktivitas seni, melainkan sebuah latihan spiritual bagi anak untuk melatih kesabaran, kefokusan tinggi, serta ketelitian gerak motorik halus mereka.

24. Workshop Kerajinan Tradisional

Workshop kerajinan tradisional berfokus pada pengembangan kreativitas dan keterampilan tangan (soft skill) siswa menggunakan bahan-bahan lokal. Didampingi oleh perajin berpengalaman, siswa diajak membuat produk seni tradisional seperti menganyam bambu, membentuk tanah liat menjadi gerabah, atau membuat topeng kayu mini. Hasil karya tangan yang berhasil dibuat bisa dibawa pulang sebagai suvenir kebanggaan, yang memberikan rasa pencapaian (sense of achievement) yang tinggi bagi anak.

25. Edukasi Permainan Tradisional

Edukasi permainan tradisional menghidupkan kembali dolanan lokal yang sarat akan nilai luhur, seperti egrang, bakiak raksasa, bentengan, atau gobak sodor. Di tengah gempuran gadget, aktivitas ini mengembalikan keceriaan masa kecil anak-anak melalui interaksi fisik yang sehat. Permainan tradisional ini secara tidak langsung mengajarkan sportivitas, strategi kelompok, kebersamaan, serta melatih ketangkasan fisik siswa dengan cara yang sangat menyenangkan.


Ide Outing Class SD Bertema Kewirausahaan

kegiatan-sd-bertema-kewirausahaan

26. Market Day Outdoor

Market Day Outdoor menyulap area terbuka menjadi pasar mini tempat siswa mempraktikkan langsung konsep ekonomi dan jual beli secara sederhana. Siswa dibagi menjadi kelompok penjual yang menawarkan produk buatan sendiri (seperti makanan kecil atau prakarya) dan kelompok pembeli yang dibekali kupon belanja. Aktivitas ini mengajarkan anak tentang nilai uang, matematika praktis dalam menghitung kembalian, serta melatih keberanian berkomunikasi saat menawarkan dagangan.

27. Kunjungan ke UMKM

Kunjungan ke sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan wawasan nyata kepada siswa mengenai dunia bisnis dari skala terkecil. Siswa diajak melihat dapur produksi pembuat keripik lokal, konveksi baju, atau pembuat tahu tradisional. Dengan mendengarkan cerita perjuangan pemilik UMKM, siswa belajar tentang arti kerja keras, konsistensi, serta bagaimana memanfaatkan bahan baku lokal di sekitar kita menjadi produk yang memiliki nilai jual.

28. Edukasi Industri Kreatif

Edukasi industri kreatif membuka mata siswa terhadap peluang bisnis modern berbasis digital dan seni ide. Siswa dapat diajak mengunjungi studio pembuatan animasi lokal, pabrik mainan edukatif kayu, atau tempat penyablonan kaos kreatif. Di sini, fokus pembelajaran adalah bagaimana sebuah imajinasi dan ide kreatif dikonversi menjadi produk komersial yang bernilai tinggi, sehingga mampu memicu daya inovasi siswa untuk bercita-cita menjadi kreator di masa depan.

29. Simulasi Bisnis Anak

Simulasi bisnis anak dikemas dalam bentuk permainan strategi bisnis kelompok (business simulation game). Siswa diajarkan alur berbisnis mulai dari merencanakan produk, menentukan harga jual, menyusun strategi pemasaran yang unik, hingga menghitung keuntungan bersih secara sederhana. Kegiatan ini melatih kemampuan analisis taktis, melatih kerja sama tim dalam pembagian tugas (seperti bagian keuangan atau bagian promosi), serta membangun mental tidak mudah menyerah.

30. Projek Kewirausahaan Sederhana

Sebagai penutup dari rangkaian tema ini, projek kewirausahaan sederhana menantang siswa secara berkelompok untuk membuat sebuah rencana usaha mini (business plan) yang dapat direalisasikan. Mereka diajarkan memanfaatkan barang bekas menjadi produk layak jual atau mengolah bahan makanan mentah menjadi hidangan siap saji. Program ini berhasil menanamkan jiwa entrepreneurship (wirausaha) sejak usia dini, membangun kemandirian finansial dasar, serta memicu kreativitas tanpa batas.


Tips Memilih Ide Outing Class SD yang Tepat

Agar kegiatan outing class memberikan manfaat maksimal, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Sesuaikan dengan Tujuan Pembelajaran

Memilih tema outing class yang tepat harus bermula dari apa yang ingin kita tanamkan pada diri anak. Pastikan seluruh rangkaian kegiatan mampu mendukung materi pelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai siswa di sekolah. Ketika teori di dalam kelas melebur secara nyata dengan praktik di lapangan, proses belajar akan terasa jauh lebih bermakna. Anak-anak tidak lagi sekadar menghafal teks, melainkan memahami esensi dari ilmu yang mereka pelajari melalui dunia nyata.

2. Pertimbangkan Usia Peserta

Setiap tahapan usia anak sekolah dasar memiliki karakteristik, batas ketahanan fisik, dan kesiapan psikologis yang berbeda-beda. Aktivitas yang dipilih harus ramah anak dan disesuaikan dengan tumbuh kembang mereka; misalnya, siswa kelas rendah (1–3) membutuhkan aktivitas sensorik yang sederhana dan penuh warna, sementara siswa kelas tinggi (4–6) lebih siap menerima tantangan fisik yang memicu kemandirian. Memahami batasan ini memastikan setiap anak dapat menikmati kegiatan tanpa merasa tertekan atau kelelahan secara berlebihan.

3. Pilih Lokasi yang Aman

Bagi seorang pendidik dan orang tua, rasa aman adalah fondasi utama yang tidak boleh ditawar. Keamanan harus menjadi prioritas tertinggi dalam setiap perencanaan, mulai dari pemilihan lokasi yang ramah anak, kelayakan fasilitas, hingga kesiapan tim medis di lapangan. Tempat yang aman akan menciptakan ruang bebas cemas, di mana anak-anak dapat mengeksplorasi lingkungan sekitar dengan ceria, dan para guru serta orang tua pun dapat mendampingi mereka dengan hati yang tenang.

4. Utamakan Pengalaman Belajar

Outing class yang sukses bukanlah tentang seberapa jauh lokasi yang dikunjungi, melainkan seberapa dalam pengalaman belajar (experiential learning) yang dibawa pulang oleh siswa. Pilihlah kegiatan yang mampu memantik rasa ingin tahu alami mereka, membiarkan tangan-tangan kecil mereka mencoba hal baru, dan memberikan ruang bagi siswa untuk merefleksikan apa yang mereka rasakan. Pengalaman langsung yang menyentuh emosi positif seperti ini terbukti bertahan lebih lama dalam ingatan anak.

5. Libatkan Unsur Karakter

Pendidikan terbaik adalah pendidikan yang menyentuh hati dan membentuk budi pekerti. Oleh karena itu, selipkan selalu aktivitas yang secara halus dapat mengembangkan karakter mulia siswa, seperti permainan yang melatih kerja sama tim, tantangan yang menuntut rasa tanggung jawab pribadi, hingga simulasi yang memunculkan jiwa kepemimpinan. Melalui interaksi yang sehat di alam bebas, anak-anak belajar untuk saling menghargai ego sesama teman dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih berempati.


Mengapa Outbound Edukasi Menjadi Pilihan Favorit Sekolah?

Dari berbagai ide outing class SD di atas, outbound edukasi menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak dipilih sekolah.

Alasannya karena outbound mampu menggabungkan:

  1. Pembelajaran.
  2. Permainan.
  3. Pengembangan karakter.
  4. Kerja sama tim.
  5. Pengalaman langsung.
  6. Aktivitas fisik yang menyenangkan.

Dengan metode experiential learning, siswa belajar melalui pengalaman yang mereka alami sendiri sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.


Shido Outbound Learning: Partner Outing Class SD yang Edukatif

Jika sekolah Anda ingin menghadirkan outing class yang tidak hanya seru tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa, Shido Outbound Learning siap membantu.

Kami menghadirkan program outing class berbasis experiential learning yang dirancang khusus untuk siswa TK, SD, dan SMP.

Keunggulan Program Shido

  1. Fokus pada pendidikan karakter.
  2. Aktivitas disesuaikan dengan usia peserta.
  3. Banyak pilihan lokasi di Pasuruan dan Jawa Timur.
  4. Mendukung Kurikulum Merdeka dan Projek P5.
  5. Fasilitator berpengalaman.
  6. Program fleksibel sesuai kebutuhan sekolah.
  7. Menggabungkan edukasi dan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Pilihan Program

  1. Outing Class Edukatif.
  2. Outbound Anak.
  3. Character Building.
  4. Leadership Training.
  5. Outdoor Learning.
  6. Projek P5.
  7. Family Gathering Edukatif.

Kesimpulan

Memilih ide outing class SD yang tepat dapat membantu sekolah menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, bermakna, dan berkesan bagi siswa.

Dari 30 ide yang telah dibahas, sekolah dapat memilih kegiatan sesuai tujuan pembelajaran, karakteristik peserta, dan tema yang ingin dikembangkan.

Kegiatan outing class yang dirancang dengan baik tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membantu mengembangkan karakter, keterampilan sosial, dan kemampuan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan di masa depan.


Konsultasikan Program Outing Class SD Bersama Shido Outbound Learning

Apakah sekolah Anda sedang merencanakan:

  1. Outing Class SD?
  2. Projek P5?
  3. Character Building?
  4. Outdoor Learning?
  5. Leadership Camp?

Shido Outbound Learning siap menjadi partner sekolah dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang aman, menyenangkan, dan berdampak bagi peserta didik.

Artikel kami lainnya:

Hubungi Kami

Website: Wisata Outbound Anak

Admin Program

  1. Kak Riyan: 081252255408
  2. Kak Ian: 081803402000

Basecamp Shido Outbound Learning
Dusun Kecicang RT 04 RW 04, Mojorejo, Ngerong, Gempol, Pasuruan.

Hubungi tim Shido sekarang untuk mendapatkan rekomendasi program outing class SD yang sesuai dengan kebutuhan sekolah Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

ldks-outbound-smp-sma

LDKS Outbound SMP SMA Pandaan Prigen, Kawah Pendidik Calon Pemimpin masa depan

1 Maret 2026 320x Edukasi

LDKS Outbound SMP SMA Pandaan Prigen – Di era yang serba cepat dan penuh tantangan ini, pembentukan karakter pemimpin yang tangguh, adaptif, dan berintegritas menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan. Sekolah menengah, baik setingkat SMP maupun SMA, memegang peranan krusial dalam menanamkan benih-benih kepemimpinan sejak dini. Salah satu metode pal... selengkapnya

outbound-anak-TK-PAUD-Pandaan-Prigen

Teknik Merancang Outbound anak TK PAUD

4 Maret 2026 326x Edukasi

Outbound anak TK PAUD – Masa kanak-kanak adalah periode emas dalam perkembangan seorang individu. Di usia Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), setiap pengalaman belajar akan membentuk fondasi kuat bagi masa depan mereka. Belajar tidak melulu harus di dalam kelas; justru, pengalaman di alam terbuka melalui kegiatan outbound anak ... selengkapnya

outbound-character-building

5 Karakter Anak yang Dapat Dibangun Melalui Outbound Character Building SD

6 Juni 2026 525x Edukasi

Mengapa Outbound Character Building SD Penting? Di era digital saat ini, anak-anak semakin banyak menghabiskan waktu dengan perangkat elektronik dan aktivitas di dalam ruangan. Akibatnya, kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung menjadi semakin terbatas. Padahal, karakter tidak cukup dibentuk hanya melalui teori di dalam kelas. Anak perlu mengala... selengkapnya

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.